Wah.. Sepertinya aku menyalip dirimu di tikungan untuk ke sekian kalinya ;) Hmm.. banting setir ke arena MotoGP terdengar sangat masuk akal sekarang ini (dengan catatan: lintasannya berupa tikungan. Hahaha!)
Akibat keserakahanku atas diriku sendiri, buku ini jadi buku yang tercepat ku selesaikan :)
Rasanya aku masih belum pantas untuk me-review mahakarya Dewi Lestari ini. Dan rasanya dirimu berhak mendengar review yang bermutu tentang buku ini (which is not from me :p).
Tapi ada yang mau ku bagi denganmu. Kurang dari 1 bulan yang lalu aku memilih secara random lagu2 Dee di buku ini untuk kujadikan NSP ku. Tepat hari ini aku dapat warning SMS dari GSM provider-ku kalo sebentar lagi NSP ku bakal kadaluarsa. Tentu saja dibarengi dengan saran untuk memperpanjangnya dengan potongan harga (ha!). Tapi aku gak tergiur & memutuskan untuk gak memperpanjangnya. Dan waktu aku baca cerpen dengan judul yang sama, aku langsung sadar: tak ada yang kebetulan di kolong langit ini.
And you know what? Aku langsung memperpanjang NSP-ku (diiringi tawa keras sang provider GSM).
Sialan..keduluan.. :D Sebenarnya dah ada niatan beli buku itu,tp ada buku lain yg menarik perhatian..hehe..
Selamat tenggelam..eh maksudnya selamat membaca.. ;) Ditunggu reviewnya =)
Andri Journal said...
October 13, 2008 at 7:03 PM
Wah.. Sepertinya aku menyalip dirimu di tikungan untuk ke sekian kalinya ;) Hmm.. banting setir ke arena MotoGP terdengar sangat masuk akal sekarang ini (dengan catatan: lintasannya berupa tikungan. Hahaha!)
Akibat keserakahanku atas diriku sendiri, buku ini jadi buku yang tercepat ku selesaikan :)
Rasanya aku masih belum pantas untuk me-review mahakarya Dewi Lestari ini. Dan rasanya dirimu berhak mendengar review yang bermutu tentang buku ini (which is not from me :p).
Tapi ada yang mau ku bagi denganmu. Kurang dari 1 bulan yang lalu aku memilih secara random lagu2 Dee di buku ini untuk kujadikan NSP ku. Tepat hari ini aku dapat warning SMS dari GSM provider-ku kalo sebentar lagi NSP ku bakal kadaluarsa. Tentu saja dibarengi dengan saran untuk memperpanjangnya dengan potongan harga (ha!). Tapi aku gak tergiur & memutuskan untuk gak memperpanjangnya. Dan waktu aku baca cerpen dengan judul yang sama, aku langsung sadar: tak ada yang kebetulan di kolong langit ini.
And you know what? Aku langsung memperpanjang NSP-ku (diiringi tawa keras sang provider GSM).
piyek said...
October 13, 2008 at 9:39 PM