Blogger Template by Blogcrowds.

bagaimana ku bisa
berpaling darimu
sekian lama ku mencari
separuh jiwaku

ku mau menunggu
tak pernah berhenti
sampai suatu saat nanti kau kan menyadari

kuingin kau tau takkan ada habisnya
ku masih miliki cinta
melebihi yang kau kira

hanyalah senyummu
yang menghapus rinduku
telah lama tak ku jumpa
menghilang dariku

akan ku lakukan
asal kau kembali
ku tak sanggup sendiri lebih lama lagi

kuingin kau tau takkan ada habisnya
kumasih miliki cinta
melebihi yang kau kira

kuingin kau tau kau tetap dihatiku
ada yang harus kau mengerti
kau takkan ada gantinya

yang aku inginkan hanyalah dirimu
bersamaku selamanya
bantu aku pergi dari sepi
yang kurasa menyakitkan

IPANG


P.S.
Yah... yah.. lagu ini GANAS

sigh



Sering kali, sulit untuk bisa menerima jawaban "tidak".

Terlebih bila itu datangnya dari Tuhan.


oh no!

Ah, sudah lama aku gak menulis sesuatu di sini. Berkunjung sih setiap hari, tapi tak pernah meninggalkan jejak berupa secuil tulisan. Setiap kali diriku berinteraksi dengan internet, buku muka itu selalu menarik perhatianku. Biasa, barang baru :-)

Entah kenapa, beberapa bulan belakangan ini keinginanku untuk menulis seperti teredam. Penyebabnya, aku tak tahu persis. Sibuk lah, mengurusi suami lah, tergoda hal lain lah, atau karena memang sedang tak ingin. Dan aku memang tak mau memaksakan diri kalo memang sedang tak ingin.

And now, I want to make a confession.

I'm 50. YES! I'M 50!

OH.MY.GOD.

I gained weight. A LOT.

Dan ketika aku mengatakan ini pada suami, jawaban dari seberang adalah:

"Devi genduuuuut... Devi genduuuut..."


Dasar! Dulu, waktu pacaran, mana berani dia ngomong begitu. Huh!

Sudahlah. Lupakan saja.

Tadi, aku nonton Finding Nemo di RCTI. Senang juga bisa nonton animasi itu lagi. Namun, yang bikin acara menonton tadi kurang sedap adalah: film itu di-dubbing ke bahasa Indonesia. Menurutku itu mengurangi keindahannya. Hhhhh...

Jadi ingat pas masih SMA dulu, ada telenovela yang di-dubbing ke bahasa Inggris lalu diberi subtitle Indonesia. Asli, ini agak... AJAIB. Dan yang lebih anehnya lagi, dubber-nya berlogat Jawa yang sangat kental. Ah, televisi Indonesia memang selalu AJAIB.

Nah, kembali lagi ke Finding Nemo tadi.

Oke, tak apa lah di-dubbing. Masih lucu kok. Gak apa-apa. Supaya anak-anak yang belum bisa baca dapat mengerti jalan cerita. Hiburku dalam hati. Namun, hampir di akhir cerita ada hal yang mengganggu (lagi).

Ceritanya nih, di perjalanan ingin menyelamatkan Nemo, papa Nemo bertemu dengan sekelompok penyu. Dan sodara-sodara sekalian, ketika sang penyu berbicara, aku merasa ada kejanggalan. Tapi apa ya? Kok di telinga kedengarannya gimana gitu.

Ah, ya! Aku tau sekarang.

Si penyu itu BERLOGAT Madura.


Beneran. Sumpah. Gak bohong. Entah apa yang ada di benak sang dubber.

Sekali lagi... AJAIB.

P.S.
Aku ingat judul telenovela yang di-dubbing ke bahasa Janglish (Javanese English) itu.
ESMERALDA. Hahahahaha!

Newer Posts Older Posts Home