
Inilah percakapan yang akan terjadi jika seseorang menelpon pada saat aku tidur siang dan memaksakan diri untuk tetap mengobrol denganku.
(percakapan sebelumnya tidak dapat terekam dengan baik oleh otakku)
Dia : "Kalo ke Bali tuh arahnya ke mana ya? Ke Mojokerto?"
Aku : "Emmm..."
Dia : *menunggu jawaban*
Aku : "Ke atas."
Dia : "Hah??"
Aku : "Ke atas."
Dia : *hening*
Aku : "Bali kan deket sama bulan."
Dia : "Hah??"
Aku : "Iya"
Dia : "...."
Aku : "...."
Dia : "Iya. Aku ke atas."
Aku : "Kalo ke atas, aku titip salam ya.."
Dia : "Buat siapa?"
Aku : "Buat bintang. Kan deket sama bulan."
Dia : "Gak mau. Badanku sudah berat. Ditambah titipanmu nanti tambah berat. Nanti gak bisa nyampe ke atas."
Aku : "Ya udah. Aku tulis surat aja."
Dia : "Mana bisa suratmu sampai ke bintang."
Aku : "Kita liat aja yang mana yang duluan sampe. Kamu atau suratku."
Dia : "...."
Aku : *kembali tidur*
NB:
Semua ini disebabkan tingkat kecerdasanku pada saat itu ada pada level terendah.
Tolong pahami itu.
Terima kasih.

Makanya yek..kalo tidur tuh hp dimatikan..Bali deket ama bulan?Emang bener kok..Kan ada lagunya:"Denpasar moon..shining on an empty street..I return to the placed we used to meet..Denpasar moon..shine your light and let me see..that my love..is still waiting there for me..".Ow..Ow..Ow..Yeah.. ^o^
Andri Journal said...
September 28, 2008 at 10:32 PM
Huahahahaha...
Yang jadi masalah, kalo hp dimatikan, yang nelpon bisa protes. Dilematis dan paradoksal. Hhhh...
piyek said...
September 29, 2008 at 7:50 AM