Blogger Template by Blogcrowds.


Ini salah satu film yang kutunggu dan akhirnya sudah ku tonton. Setelah negosiasi dengan adeku yang ada di Bandung, akhirnya dia mau mencarikan dvd film ini. Negosiasi itu berupa: uang jalan, ongkos kirim, uang jajan, serta sedikit ancaman penghentian pasokan pulsa gsm-nya. Hhh... terkadang berbisnis dengan sodara sendiri bisa menjadi sesuatu yang menyebalkan.

Intinya film ini bercerita tentang seorang pria yang setia menanti seorang wanita selama 50 tahun. Maaf, aku gak bisa banyak memberikan review karena takut bahasaku yang sangat sederhana ini bisa merusak keindahan filmnya. Ada baiknya ditonton langsung aja.

Sensasi selama aku menonton film ini hampir sama dengan sensasi naik kora-kora. Aku gak tau apa bisa disamakan dengan sensasi naik rollercoaster, karena aku baru sampai tahapan naik kora2. Mungkin suatu saat ada kesempatan naik rollercoaster dan akan kucoba untuk membandingkan sensasi antara naik rollercoaster dan menonton Love In The Time of Cholera *halah*.

Upss.. kebablasan. Balik ke topik.

Kenapa kusamakan dengan naik kora2? Karena emosiku naik-turun selama nonton film ini. Dan selama itu pula aku ngerasa ulu hatiku seperti diaduk2. Kira2 seperti habis implant mixer di perut.


Film ini dibuat berdasarkan novel dengan judul yang sama. Pengarangnya adalah Gabriel Garcia Marquez. Novel yang sekarang ini jadi buruan utamaku. Susah banget nyarinya, bahkan di toko2 buku besar. Dan dari hasil pencarianku, buku ini ada di salah satu daftar katalog buku impor di sebuah situs penjualan buku online. Beli gak ya? Atau ada yang ingin menghadiahiku? Hehehe...

2 comments:

Sejauh ini...film yang paling membuat aku terkagum-kagum adalah Titanic. Aku dah nonton itu berulang-ulang kali, tapi gak bosen-bosen juga. Kisah cinta Jack dan Rose yang begitu singkat, tapi teramat sangat dalam...hiks...terharu aku...

Suatu saat mungkin aku akan nonton DVD ini juga...setelah aku dapat pinjaman DVD darimu tentunya...hahaha....

September 20, 2008 at 5:05 PM  

Film tentang cinta yg jadi paling favoritku ada 2. Serindipity & Love In The Time of Cholera. Serindipity bercerita tentang destiny.Sesuatu yg gak bs dimengerti oleh manusia. Film yg kedua bikin terpana. Kok bs ada orang yg mau nunggu lama banget demi cinta. Nanti tak pinjemin deh DVD-nya..

September 20, 2008 at 6:57 PM  

Newer Post Older Post Home