Blogger Template by Blogcrowds.

Les Miserables




Beberapa hari yang lalu aku bermimpi tentang seseorang dari masa lalu.


Di mimpiku itu, aku berkunjung ke rumahnya yang terletak di seberang lautan itu. Lalu bertemu dengan Mama dan ade-adenya. Tapi yang bikin aku gak habis pikir, kok bisa ada istrinya juga di situ. Padahal aku sama sekali gak pernah tau wajah istrinya kayak gimana. Kayaknya istrinya gak sudi kalo gak diikutsertakan. Hahahaha... Mamanya cerita kalo gak bisa cocok sama menantunya itu *maaf, kalo mimpi ini agak berpihak ke aku :P*.


Lalu di mimpiku itu, kami *aku dan seseorang itu* jalan-jalan di tepi pantai sambil membicarakan tentang perasaan kami. Tentang bagaimana nasib membawa kami ke kondisi seperti ini dan akhirnya bersepakat untuk tetap saling berhubungan.


Yah... memang ini yang disebut benar-benar mimpi.


Tapi entah kenapa sampai hari ini mimpi itu selalu mengganggguku. Gak bisa hilang dari kepala. Heran. Memang ku akui, susah banget untuk ngelupain dia. Apalagi mengingat 6 tahun waktu yang kami habiskan bersama. Keadaan yang buat kami mesti berpisah. Dan saat dia mesti mengukuhkan hubungannya dengan orang lain melalui lembaga perkawinan, terasa sangat sakit padahal aku sudah gak sendiri lagi.

Kenapa selama waktu yang kami habiskan bersama itu dia gak bisa memberikan kepastian apa pun? Atau berbuat nekat dengan menyeberangi lautan itu? Dan kenapa hanya diperlukan waktu 5 bulan untuk menetapkan hati selamanya kepada orang lain?


0 comments:

Newer Post Older Post Home